1. Pertama siapkan 2 OS (debian dan windows 7) yang telah siap untuk digunakan.
2. Setting adapter pada server debian seperti berikut
- Untuk adapter 1 pada debian arahkan ke bridge dan untuk adapter 2 arahkan ke internal network
3. Untuk adapter pada client, arahkan ke internal network
4.Selanjutnya jalankan kedua OS tersebut.
5. ROUTING
Pertama, karena adapter 1 pada debian untuk mendapatkan akses, maka di dhcpkan terlebih dahulu. dengan perintah nano / etc / network / interfaces lalu konfigurasi seperti pada gambar.
6. Save dan restart interfacesnya (/etc/init.d/networking restart), lalu lihat IP yang didapat oleh debian server.
7. Statikan IP tersebut. (Nano / etc / network / interfaces) dan konfigurasi seperti pada gambar, dan berikan IP untuk adapter 2. save dan restart interfaces (/etc/init.d/networking restart)
9. Lihat IP yang telah distatikan dengan perintah ifconfig)
10. Konfigurasi directory sysctl.conf (nano /etc/sysctl.conf), lalu cari kalimat net.ipv4.ip_forward = 1 dan hapus tanda pagarnya.


















